Pameran Skesta Salaudin "Mengarsip Masa Lalu Melalui Batu Nisan"
Tentang Acara
Pameran ini bukan sekadar memajang gambar, Salaudin menggunakan sketsa sebagai cara untuk “membaca” dan “mengarsipkan” sejarah yang tertulis dan terukir pada batu nisan tradisional Aceh (batee jeurat). Dalam setiap sketsanya tampak detail ornamen, kaligrafi, dan pola simbolis yang selama ini terabaikan oleh banyak orang tetapi menyimpan narasi sosial, spiritual, dan budaya masyarakat masa lalu Aceh.
Salaudin tidak hanya “meniru” nisan, ia melakukan riset lapangan ke makam-makam tua, mempelajari bentuk & arti simbolnya, lalu menginterpretasikan itu ke dalam sketsa yang ekspresif dan reflektif. Sketsa yang dibuat memberi ruang untuk merenung tentang warisan budaya Aceh, memahami makna simbolik masa lalu, sekaligus melihat bagaimana seni dapat jadi arsip visual sejarah.
Gratis Masuk
Acara Ini Gratis
Tidak perlu tiket untuk menghadiri acara ini. Datang dan nikmati acaranya!